AL QURAN SEBAGAI GURU BESAR, RESMIKAN KITA SEBAGAI MURIDNYA.


 SETIAP anggota PS itu mutlak harus menenmpatkan diri diri sebagai murid PS di mana Guru Besarnya Al Quran artinya mereka berkewajiban untuk mendalami jurus jurus PS antara lain untukmemahami  pesan pesan Al Quran. seta membersihkan dari PS apa apa yang tak sejalan dengan al Quran. Kita berterima kasih dengan viralnya bagaimana kisah Habibie mencpai nilai tertinggi melebihi nilai dua orang pemuda Yahudi yang sempat dalam dua kali ujian mendominasi nilai nilai mahasiswa termasuk Habibie di dalamnya, lalu Habibie mampu mengunggulinya adalah dengan cara mendapatkan bimbingan dengan menggunakan al Quran.  Bisa jadi  sebenarnya Kyai Ali Maksum, Ar. Fachruddin dan Buya Hamka lah yang mendorong Guru BesarPS untuk mengajarkan Guru Besar PS Asafanuddin Panjaitan dan dilanjutkan oleh Zen Panjaitan mengatakan bahwa Guru Besar PS yang sebenarnya adalah Al Quran, seperti kita ketahui ahwa setelah Bng Asfanuddin setelah resmi diterima sebagai murid dan prtsilakan untuk  mejadi guru dan mengangkat murid dengan nama lembaga Prana Sakti maka beliau  mendatangi sejumlah tokoh tetapi memang belaiu sebelumnya telah memiliki kedekatan khusus, tokoh yang beliau datangi itu adalah KH Ali Maksum (tokoh NU) , AR Fachruddin (tokoh Muhammadiyah) dan Buy Hamka belai adalah famili dari pohak Isteri Bang Asfan. 

KH Ali Maksum dan AR Fachruddin adalah dua tokoh yang dikagumi oleh Asfanuddin Panjaitan yang oleh keduanya Asfan dikenal sebagai Pemuda Batak yang senang ubtuk menetap di Yogyakarta.Asfan sebelumnya memang sudah dikenal sebagai Pemuda asal Medan yang jago silat, dahulu orang tuanya juga Gurusilat di Medan, banyak muridnya, dan murid kesayangannya adalah Asfanudin Panjaitan. Baik Kiyai Ali Maksum maupun AR Fachruddin sangat merasakan nyamannya ketika Asfanudin Panjaitan berkenan menjadi Koordinator keamanan di rumah kediaman  dua tokoh ini. 

Kepada dua tokoh pakar Islam inilah Bang  Asfan mengkonsultasikan jurus jurus PS dan semua apa yang beliau dapatkan dari Gurunya dan bahkan juga termasuk apa yang didapatkan dari orang tuanya sendiri. Alhamdulillah keduanya bersedia membimbimbing Asfanuddin Panjaitan terutama dalam sisi kaidah dan aqidah Isamiyahnya. Kata Bang Asfan ada  hal hal yang diteria dari Gurunya yang oleh KH Ali Maksudm dan   AR Fachruddin diminta untuk dirubah, diluruskan dan bahkan dihilangkan. Bang Asfan sangatlah gembira hatinya ketika telah mengalami perubahan sesuai dengan petunjuk  Ki Ali Maksum dan AR Fachruddin ternyta masih dan bahkan lebih ampuh dari sebelumnya, walaupun ada juga hal hal yang dilaksanakan ujicoba secara berulang ulang sampai final. 

Isteri Bang Asfan termasuk kerabat Buya Hamka, sikap Buya terhadap ilmu yang di dalami Bang Asfan itu Buya menempatkan diri secara kritis, segala sesuatunya akan  ditanyakan secara kritis dan teliti dan hal yang satu tak beleh bertentangan dengan yang lain. Tetapi nampaknya rasa kedekatan dengan Buya Hamka di  sanubari Bang Asfan adalah sama. Bang Asfan merasakan kasih sayang yang sama antar ketiga tokoh ini, walaupun dengan Kiyai Ali Maksud dan AR Fachruddinterbilang orang lain, tetapi kehadiran Bang Asfan di rumah kedua tokoh ini menjadi sangatlah mentramkan, terlebih pengalaman pada saat saat PKI memang sedang berusaha merebut kekuasaan secara illegal sampai pada saat NU bersam,a Ormas Islam lainnya itu bersepakat mendampingi Pemerintah untuik menumpas PKI, kedua tokoh ini mengalami kenyamanan yang luar biasa, dan pada saat itu Bang Asfan dan kawan kawan memang berposko di kediaman Kh Ali Maksud dan AR Fachruddin. Apalagi selanjutnya Bang Asfan juga berposco Badko HMI  dan di Sekretariat Lasykar KAMI/KAPPI  Aris Margono.  Nampak sekali pada saat itu Buya Hamka sedikitpun tak merasa canggung, dan justeru nampak nyaman sekali  tokoh yang kenyang di kurung oleh Presiden ini, full bicara akidah. 

Kekayaan yang dimiliki oleh PS itu adalah jurus jurusnya serta Kaidah dan akidahnya yang mengacu kepada kaidah dan aqidah Islkamiyah. itu semua sudah klear bersama KH Ali Maksu, AR Fachruddin dan Buya Hamka. Ktiganya walaupun  penuh rasa kasih sayang kepada Asfanuddin dan kawan kawan tetapi ketiganya tidak pernah kehilangan sifat kritis.  Itu selesai dan lalu bagaimana caranya dan apa yang harus ditempuh maka sambil menunggu petunjuk petunjuk lebih lanjut telah beberapoa kali saya berusaha menulis dengan tulisan pendek singkat, yang intinya mengajak  para anggota PS itu mendeklarasikan diri sebagai Generasi Qurani. Yah memang tidak mudah kita mendapatkan orang tua yang mumpuni semisal ketiga tokoh yang oleh Bang Asfan memang dirasakan sebagai kasih sayang orang tua, 

Jika belum ada jalur khusus maka tak perlu gundah kita melalui jalur umum, mariu kita baca baca secara berulang ulang bagaimana lirik dari selawat Khatam Quran. 

اللَّهُمَّ ارْحَمْنَا بِالقُرْءَانِ وَاجْعَلْهُ لَنَا إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًا وَرَحْمَةً اللَّهُمَّ ذَكِّرْنَا مِنْهُ مَا نُسِينَا وَعَلِّمْنَا مِنْهُ مَا جَهِلْنَا وَارْزُقْنَا تِلَاوَتَهُ ءَانَآءَ الَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لَنَا حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

“Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam.”

Selawat di atas adalah Selawat Khatam Quran, artinya selawat yang berisi doa ini adalah doa khatam Quran,  dibaca oleh mereka yang berhasil mngkhatamkan al Quran. Lalu bolehkah kita yang belum khatam Quran membaca doa ini ?.  Bisa jadi boleh dan tak ada larangan, tetapi sebagai orang yang sedang belajar maka kita harus meniatkan dalam hati serta memantapkan tekad untuk mengkhatamkan al Quran. Sehingga Sehingga kita terlepas dari pelanggaran etika dan adab dalam belajar. Disebut etika artinya kita mengikuti kaidah kemanusiaan serta penghormatan kepada pihak pihak yang telah menciptakan sesuatu yang baik.  Secara beradab berarti kita memiliki komitmen di bawah Ridho Allah. Dengan niat untuk mengkhatamkan Al Quran maka walaupun itu masih niat dan belum terlaksana secara tuntas, maka dngan demikian kita berharap aktivitas yag kita lakukan itu tidak terhalang untuk mendapatkan barokahnya, mulai kita bacakan doa khatam Quran ketika kita sedang dalam proses pengkhataman. 

Doa khatam quran itu antara lain berisikan : Permintaan (1)  Meminta rahmat dengan (melalui) al Quran, (2)  Jadikan Quran sebagai pembimbing, (3) Al Quran sebagai pengingat ketika lupa, (4) Al quran sebagai peberitahu apa apa yang beluk kita ketahui, (5) Permintaan agar mampu membacanya dengan baik, (6) Gemar membacanua siang maupun malam, (7) Al Quran  menjadi pembela kita nanti di akherat kelak.  Bacalah setiap hari siang ataupun malam, niatkan dalam hati untuk mengkhatamkan, dan mulailah berdoa dengan mengutip doa dan selat khatam Quran ini. Dan pada satu saat nanti proklamirkanlah diri, berapapun usia kita sekarang  dan betapapun sibuknya maka proklamirkanlah diri kita sebagai penghapal al Quran. Ketahuilah bahwa jurus jurus PS yang kita ampu akan menjadi berkah setelah kita proklamirkan bahwa Guru Besar PS yag sejatinya adalah Al Quran.  Walloihu a'lam bishowab. 

Bandar Lampung, 26 April  2022


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMPULAN TULISAN TETNG PRANASAKTI